Taisirul Khollaq - (6) Bab Adab Makan, Bab Adab Minum, Bab Adab Tidur

Taisirul Khollaq - (6) Bab Adab Makan, Bab Adab Minum, Bab Adab Tidur

Terjemah Kitab Taisirul Khollaq Bahasa Indonesia, Bab Adab Makan, Bab Adab Minum, dan Bab Adab Tidur

ADABUL AKLI (ADAB MAKAN)
Adapun adab sebelum makan, yaitu :
  1. Membasuh kedua tangan
  2. Meletakkan makanan pada tikar di atas tanah (maksudnya, lebih baik makan di bawah daripada di atas meja)
  3. Duduk (makan dalam keadaan duduk, tidak tiduran atau berdiri)
  4. Niat untuk memberi kekuatan dalam melaksanakan ibadah
  5. Meninggalkan makan di saat kenyang
  6. Ridlo dengan makanan yang dihadirkan (menerima dengan lapang makanan seadanya)
  7. Meninggalkan mencela makanan
  8. Mencari seseorang yang bisa diajak makan bersamanya
Adapun adab ketika makan yaitu :
  1. Memulai membaca basmallah secara keras (tidak samar-samar, minimal terdengar telinga sendiri) agar mengingatkan orang lain (untuk membaca basmallah)
  2. Makan dengan tangan kanan
  3. Memperkecil suapan
  4. Membaguskan mengunyah suapan
  5. Meninggalkan memanjangkan tangan (untuk mengambil makanan) ke suapan lainnya sebelum selesai dari suapannya
  6. Makan dari apapun yang ada di sekitarnya kecuali buah-buahan (maksudnya, ketika makan bersama hendaknya mengambi makanan yang ada di depannya dan tidak mengambil makanan yang jauh darinya, kecuali buah-buahan)
  7. Tidak meniup makanan (meskipun panas)
  8. Tidak memotong makanan dengan pisau (karena bukan mencerminkan adat sya'ir, demikian itu adalah adat barat dan adat-adat orang yang bermewah-mewah)
  9. Tidak mengusap tangan dengan makanan
  10. Tidak mengumpulkan (mencampur) antara (kulit) kurma dan bijinya dalam satu wadah
  11. Tidak meminum air kecuali ketika membutuhkannya
Adapun adab sesudah makan yaitu :
  1. Berdiri (menghentikan makan) sebelum kenyang
  2. Membasuh kedua tangan setelah mengelumati (jari-jari) keduanya (karena demikian itu sebagaimana dilakukan Nabi SAW, mengelumati jari setelah makan merupakan keberkahan di dalam makan)
  3. Memungut sisa-sisa makanan
  4. Membaca hamdallah

ADABUSY SYURBI (ADAB MINUM)
Adab minum ada banyak, di antaranya adalah :
  • Mengambil wadah minum dengan tangan kanan
  • Melihat ke dalam wadah sebelum minum
  • Membaca basmallah
  • Duduk
  • (Meminum dengan cara) menghisap air karena sesungguhnya meneguk (nggelogok dalam bahasa Jawa) air dapat membahayakan jantung. Nabi SAW bersabda :
مُصُّوْا الْمَاءَ مَصًّا وَلَا تَعُبُّوْهُ عَبًّا
"Hisaplah air dengan hisapan dan jangan menenguknya dengan tegukan".

Dan di antara adab minum lainnya adalah :
  • Meminum di dalam 3 nafas (maksudnya, meminum air dengan hisapan dan berhenti sekiranya nafas hampir habis, begitu seterusnya sampai 3 kali nafas)
  • Membaca basmallah di dalam setiap satu nafas dan membaca hamdallah di akhir nafas
  • Tidak bernafas di dalam wadah (saat minum)
  • Dan tidak bersendawa di dalam wadah itu (sendawa artinya mengeluarkan gas dari mulut, atau glegek'en dalam bahasa Jawa)
  • Ketika minum dan menginginkan memberikan minum kepada orang lain, maka hendaklah ia mendahulukan orang yang ada di sisi kanannya daripada orang yang ada di sisi kirinya, meskipun orang yang ada di sisi kirinya lebih utama (lebih terhormat), karena sesungguhnya Nabi SAW memberikan minum kepada orang A'raby yang ada di sisi kanan Beliau sebelum Sahabat Abu Bakar dan Sahabat Umar bin Khattab ra, Beliau bersabda :
الْاَيْمَنُ فَالْاَيْمَنُ
"Dari kanan lalu ke kanan".

ADABUN NAUMI (ADAB TIDUR)
Adab tidur yaitu :
  1. Bersuci dari hadast
  2. Tidur bertumpu pada perut sebelah kanan dengan menghadap kiblat
  3. Berniat dengan tidurnya untuk mengistirahatkan badannya agar kuat dalam melaksanakan ibadah
  4. Mengingat Allah Yang Maha Luhur ketika tidurnya dan setelah bangunnya.
Nabi SAW ketika hendak tidur malam, Beliau meletakkan tangannya di bawah pipinya (pipi kanan), kemudian berdoa :
اللّٰهُمَّ بِاسْمِكَ اَحْيَا وَاَمُوْتُ
"Ya Allah, dengan menyebut nama-Mu, aku hidup dan aku mati"

Ketika Beliau bangun tidur, Beliau berdoa :
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ اَحْيَانَا بَعْدَ مَا اَمَاتَنَا وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ
"Segala puji hanya bagi Allah yang telah menghidupkan (membangunkan) kami setelah Dia mematikan (menidurkan) kami. Dan hanya kepada-Nyalah kami akan dikumpulkan (dibangkitkan)".

Wallahu a'lam bis showab.

Baca lebih lanjut : Terjemah Kitab Taisirul Khollaq Bahasa Indonesia Lengkap.