Al-Mawaidzul Ushfuriyah - Hadits 34 dan Hadits 35

Al-Mawaidzul Ushfuriyah - Hadits 34 dan Hadits 35

Terjemah Kitab Al-Mawaidzul Ushfuriyah Bahasa Indonesia, Hadits 34 Tentang Keutamaan Jujur dan Hadits 35 Tentang Keutamaan Membaca Istighfar Sebelum Tidur.


Hadits 34, Tentang Keutamaan Jujur

Dari Ali bin Husain, dari kakeknya, dari Rasulullah SAW bersabda :

أَرْبَعُ خِصَالٍ مَنْ كُنَّ فِيْهِ كَمُلَ إِسْلَامُهُ وَلَوْ كَانَ مِنْ قَرْنِهِ إِلَى قَدَمِهِ خَطَايَا : اَلصِّدْقُ وَالشُّكْرُ وَالْحَيَاءُ وَحُسْنُ الْخُلُقِ

"Ada 4 perkara, barang siapa yang mana 4 perkara itu ada di dalam dirinya, maka sempurnalah islamnya meskipun mulai dari ujung kepala hingga telapak kakinya terdapat kesalahan-kesalahan, yaitu jujur, syukur, malu, dan akhlaq yang baik".

____________

[Dikisahkan] sesungguhnya Ja'far At-Thayyar (Yang Bisa Terbang) ra dengan berkah kejujuran dan tiada kebohongannya di seluruh hidupnya, ketika ia hendak dibunuh, Allah Yang Maha Luhur menjadikan baginya 2 sayap hijau yang dihiasi dengan mutiara dan batu yaqut, ia pun terbang dengan kedua sayap itu bersama para malaikat.

Lalu Nabi SAW bertanya pada suatu hari, "Wahai Ja'far, wahai putra Abu Thalib, dengan amal manakah kamu bisa mencapai kemuliaan ini ?".

Ja'far menjawab, "Aku tidak tahu, kecuali aku mencegah 3 perkara, baik dalam keadaan kafir (dulu) maupun dalam keadaan islam".

Nabi SAW bertanya, "Apakah 3 perkara itu ?"

Ja'far menjawab, "Aku tidak berdusta, aku tidak berzina, dan aku tidak mabuk, baik dalam keadaan kafir (dulu) maupun dalam keadaan islam".

Nabi SAW bertanya, "Itu semua adalah perkara haram di dalam islam, dan dengan alasan apakah kamu mencegah ketiga perkara itu dalam keadaan kafir ?".

Ja'far pun menjawab dan berkata, "Aku berpikir di dalam perkataan, sesungguhnya orang yang berdusta dalam perkataannya, maka ia dicela (dianggap buruk) di antara para makhluk dan ia pun menjadi malu (terhina). Aku berpikir di dalam zina, sesungguhnya orang yang berzina dengan istriku, anak perempuanku, atau saudara perempuanku, maka itu akan menjadi sebuah aib (kehinaan) bagiku, aku pun tidak mau menanggungnya, demikian pula orang lain pun tidak akan mau menanggungnya, karena itulah aku mencegah zina. Adapun mencegah mabuk, aku melihat setiap makhluk menghendaki jika akal mereka bertambah melebihi orang-orang yang berakal, barang siapa yang meminum dan mabuk maka hilanglah akalnya dan tersibukkan oleh bicara ngelantur dan orang-orang menertawakannya, karena itulah aku mencegah minum (khamr)".

Datanglah Malaikat Jibril sembari berkata, "Benar yang dikatakan Ja'far, Allah menjadikan baginya 2 sayap karena telah mencegah 3 perkara ini". Pendekatan sudah jelas.


Hadits 35 Tentang Keutamaan Membaca Istighfar Sebelum Tidur

Dari Sahabat Abu Said Al-Khudzri ra, dari Nabi SAW bersabda :

مَنْ قَالَ حِينَ يَأْوِيْ إِلَى فِرَاشِهِ : أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ، ثَلَاثَ مَرَّاتٍ غَفَرَ اللّٰهُ لَهُ ذُنُوبَهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ عَدَدِ وَرَقِ الْأَشْجَارِ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ عَدَدِ رَمْلٍ عَالِجٍ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ أَيَّامِ الدُّنْيَا

"Barang siapa mengucapkan ketika berbaring di tempat tidurnya, "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang mana tiada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri, dan aku bertaubat kepada-Nya" sebanyak 3 kali, maka Allah mengampuni dosa-dosanya meskipun dosa-dosa itu seperti bui lautan, meskipun dosa-dosa itu sejumlah daun pohon-pohon, meskipun dosa-dosa itu sejumlah pasir Gunung Alij, dan meskipun dosa-dosa itu seperti hari-hari di dunia".

____________

Muhammad bin Said bin Muhammad berkata, aku mendengar Abu Sahl Al-Bukari yang menjadi juru adzan di Masjid Bani Ma'ruf, beliau adalah seorang yang sholeh, beliau berkata : aku melihat Nabi SAW di dalam mimpi dan aku melihat seseorang berkata, "Ini adalah Sahabat Abu Bakar ada di sisi kanan Nabi SAW dan Sahabat Umar bin Khattab ada di sisi kiri Nabi SAW"

Lalu aku datang ke hadapan Rasulullah SAW, Nabi SAW pun menjabat tanganku dengan tangan Beliau, kemudian Sahabat Abu Bakar menjabat tanganku, kemudian Sahabat Umar menjabat tanganku. Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, Abu Mu'awiyah telah menceritakan kepada kami, dari Abdullah bin Al-Walid, dari Athiyyah, dari Sahabat Abu Said Al-Khudzri ra berkata, Rasulullah SAW bersabda : Barang siapa mengucapkan ketika berbaring di tempat tidurnya sebanyak 3 kali, "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang mana tiada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri, dan aku bertaubat kepada-Nya" sebanyak 3 kali, maka Allah mengampuni dosa-dosanya meskipun dosa-dosa itu seperti bui lautan, meskipun dosa-dosa itu sejumlah pasir Gunung Alij, meskipun dosa-dosa itu sejumlah daun pohon-pohon, dan meskipun dosa-dosa itu seperti hari-hari di dunia"". 

Aku menduga Rasulullah SAW bersabda, "Meskipun dosa-dosa itu seperti tetes air hujan".

Lalu aku bertanya kepada Rasulullah SAW, "Hadits ini darimu wahai Rasulullah ?".

Rasulullah SAW pun memberi isyarat "iya" dengan (menganggukkan) kepala beliau.

____________

Wallahu a'lam bis showab.

Baca lebih lengkap : Terjemah Kitab Al-Mawaidzul Ushfuriyah Bahasa Indonesia.