Minhatul Mughits - (9) Hadits Musnad, Hadits Marfu', Hadits Mauquf, Hadits Maqthu', dan Hadits Muttashil

Minhatul Mughits - (9) Hadits Musnad dan Hadits Marfu'

Terjemah Kitab Minhatul Mughits Bahasa Indonesia, Bab Hadits Musnad, Bab Hadits Marfu', Bab Hadits Mauquf, Bab Hadits Maqthu', dan Bab Hadits Muttashil.

HADITS MUSNAD
Yaitu hadits yang sambung isnadnya dari para rawinya (periwayatnya) sampai Nabi SAW, contohnya adalah perkataan Imam Malik :

حَدَّثَنَا نَافِعٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُمَرُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ كَذَا
"Imam Nafi' telah menceritakan kepada kami, dia berkata : Sahabat Ibnu Umar telah menceritakan kepada kami, dia berkata : "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, seperti ini ........".

Imam Khatib Al-Baghdadi berkata, Hadits Musnad adalah hadits yang isnadnya sambung dari rawinya sampai akhir rawinya, dan kebanyakan digunakan di dalam hadits yang datang dari Nabi SAW, bukan selain Beliau, baik sahabat maupun tabi'in.

HADITS MARFU'
Yaitu hadits yang disandarkan kepada Nabi SAW, baik perkaataan, perbuatan, ketetapan, dan sifat, baik secara haqiqi maupun hukmi, sama halnya baik sanadnya sambung atau tidak, baik disandarkan pada sahabat, tabi'in, ataupun selain keduanya.

Contoh Hadits Marfu' Qauli Haqiqi adalah perkataan rawi bahwa Nabi SAW bersabda, sedemikian ....

Contoh Hadits Marfu' Qauli Hukmi adalah perkataan sahabat yang berkaitan dengan perkara-perkara yang terjadi di masa silam seperti permulaan penciptaan makhluk, atau masa depan seperti tanda-tanda hari kiamat, karena sesungguhnya perumpamaan ini tidak akan dikatakan oleh sahabat kecuali karena mendapatkan taufiq (pertolongan dari Allah SWT).

Contoh Hadits Marfu' Fi'li Haqiqi adalah perkataan sahabat bahwa Nabi SAW telah melakukan demikian .....

Contoh Hadits Marfu' Fi'li Hukmi adalah sahabat melakukan perkara yang tidak didasarkan pemikiran pada pendapat sendiri di dalamnya

Contoh Hadits Marfu' Taqriri Haqiqi, jika sahabat berkata, "Aku melakukan demikian ini di hadapan Nabi SAW dan Beliau tidak mengingkari terhadapku"

Contoh Hadits Marfu' Taqriri Hukmi adalah hadits Sahabat Mughirah bin Syu'bah :
كَانَ اَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَعُوْنَ بَابَهُ بِالْاَظَافِرِ
"Para sahabat Nabi SAW mengetuk pintuh rumah Beliau dengan kuku-kuku".

Karena sesungguhnya demikian itu (mengetuk pintu dengan kuku) sudah pasti diketahui Nabi SAW dan para sahabat mendapatkan ketetapan atas Nabi SAW.

Contoh Hadits Marfu' Sifat Haqiqi adalah bahwa dikatakan :
كَانَ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَبْيَضُ اللَّوْنِ رَبْعَةً
"Rasulullah SAW berkulit putih dan berperawakan sedang (tidak tinggi dan tidak pendek) ......".

Contoh Hadits Marfu' Sifat Hukmi adalah perkataan sahabat, "Kami diperintah demikian atau kami dilarang demikian" karena jelas bahwa Nabi SAW melakukan apa yang telah disebutkan. Sedangkan perbuatan itu merupakan sifat yang menunjukkan pada orang yang melakukan.

HADITS MAUQUF
Yaitu hadits yang disandarkan kepada sahabat, baik perkataan, perbuatan, maupun ketetapan, sama halnya baik isnadnya sambung maupun tidak, dengan syarat jika tersepikan dari qarinah (hubungan atau bukan termasuk) hadits marfu'. Jika tidak tersepikan, maka hukumnya adalah hadits marfu', seperti hadits riwayat Imam Bukhari :

كَانَ ابْنُ عُمَرَ وَابْنُ عَبَّاسٍ يُفْطِرَانِ وَيُقْصِرَانِ فِيْ اَرْبَعَةِ بُرَدٍ
"Sahabat Ibnu Umar dan Sahabat Ibnu Abbas berbuka (tidak berpuasa) dan menqashar shalat dalam berpergian jarak 4 burad (sekitar 12 mil)".

HADITS MAQTHU'
Yaitu hadits yang disandarkan pada seorang tabi'in dan orang yang di bawahnya (tabi'it tabi'in), baik perkataan, perbuatan, maupun ketetapan, sama halnya baik isnadnya sambung maupun tidak.

Dan di syaratkan di dalamnya jika hadits tersebut tersepikan dari qarinah (hubungan atau bukan termasuk) hadits marfu' dan hadits mauquf, contohnya adalah perkataan seorang tabi'in, "Kami melakukan ini ......".

HADITS MUTTASHIL
Yaitu hadits yang isnadnya sambung sampai Nabi SAW atau sampai sahabat, dengan cara setiap seorang rawi mendengar dari seorang rawi di atasnya.

Contohnya adalah perkataan Imam Malik :
سَمِعْتُ نَافِعًا قَالَ، سَمِعْتُ اِبْنَ عَمَرَ قَالَ، سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : كَذَا
"Aku mendengar Imam Nafi' berkata, aku mendengar Sahabat Ibnu Umar berkata, aku mendengar Nabi SAW bersanda, demikian ....."

Baca lebih lengkap : Terjemah Kitab Minhatul Mughits Bahasa Indonesia